Agar Dunia Mengejar Mu
Kapan engkau memiliki visi (tujuan) kepada akhirat, maka Allah akan perbaiki urusan dunia mu Jiwa mu akan bahagia, hatimu akan tentram, keyakinan akan datang, rizki yang halal dan baik tidak akan terlupakan. Bahkan, apa yang engkau inginkan di dunia akan Allah wujudkan.
Bukankah dunia ini adalah milik Allah?
Seandainya seluruh manusia di timur dan barat bersatu, untuk menghalangi karunia Allah yang telah ia tetepkan untuk mu, apakah mereka sanggup melakukannya?
“Ketahuilah, Andai saja seluruh ummat bersatu untuk memberikan karunia kepada mu, niscaya mereka tidak akan sanggup, kecuali sebatas ketetapan Allah untuk mu. Dan Andaipun seluruhnya ingin mencelakan mu, mereka juga tidak akan sanggup kecuali sebatas ketetapan Allah untuk mu.” [HR. At-Tirmidzi : 2516]
Jika seperti itu, maka pusat kendali seluruh urusan berada di tangan Allah.
Allah berfirman : “Tidak ada satupun binatang melata di bumi ini, kecuali Allahlah yang menanggung rizkinya” [Qs Hud : 6]
Allah berfirman : “Wahai hamba ku, kapan engkau berusaha mencari ridha ku, Aku akan membuat mu ridha. Dan siapa yang mencari keridhaan Allah dengan kemarahan makhluk, Allah akan ridha, dan membuat orang-orang juga ridha kepadanya. Dan Allah telah menjanjikan untuk kalian, keadaan yang baik dan kebahagiaan jiwa.
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram” [Qs. Ar-Ra’du : 28]
Dan diantara cara terjitu untuk mengingat Allah adalah dengan menghadirkannya pada seluruh amal mu. Jangan melakukan suatu amalan, sampai engkau merasa bahwa amalan itu hanya untuk Allah semata.
Ketika engkau mampu seperti ini, hatimu akan tentram. Rumah tangga mu akan bahagia, karena engkau bisa menjadikan amal-amal mu lillah (hanya untuk Allah).
Karena engkau berbuat baik kepada manusia untuk keridhaan Allah, bukan untuk keridhaan manusia tersebut, bukan juga untuk maksud pribadi mu. Akan tetapi, engkau berbuat baik hanya untuk membuat Allah ridha. Engkau mengajaknya bicara dengan baik, karena Allah. Engkau memperlakukannya dengan akhlak termulia, karena Allah. Maka Allah pun akan memberikan kebahagiaan dunia kepada mu.
Selama engkau selalu bersama Allah dan menjadikan amalan mu karena Nya, Allah akan menjadikan dunia datang menghampiri mu.
Ketika engkau bervisi (bertujuan) akherat, harta benda akan Allah datangkan di dunia.
Allah berfirman : “Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka akan diberikan jalan keluar untuknya dari setiap permasalahannya dan akan ada rizki dari jalan yang belum pernah disangka-sangka.” [Qs. At-Thalaq : 2-3]
Ini janji siapa? Janji Allah, Yang Maha Mulia.
Apakah Allah lemah, tidak mampu? Tidak, demi Allah!
Apakah Allah miskin? Tidak, demi Allah!
Apakah Allah akan ingkar janji? Tidak, demi Allah !
Allah tidak mungkin berdusta.
Jika kita mau melihat sejarah, kita kan dapati, terkadang Allah, memberikan kekurangan kepada sebagian wali-wali nya. Akan tetapi, pasti akan ada akhir yang indah di dunia mereka.
Dan kekurangan tadi, hanya ujian saja.
“Sungguh, akan kami coba kalian dengan rasa takut, kelaparan, kekurangan harta benda, kematian jiwa, dan kekurangan buah-buahan.” [Qs. Al-Baqarah : 155]
Allah hanya ingin melihat, apakah engkau benar-benar lillahi (karena Allah semata) ataukah tidak. Setelah engkau teruji, maka akhir yang indah akan menjadi milik mu.
“Dan akhir yang baik adalah milik orang-orang yang bertakwa” [Qs. Al-A’raf : 128]
Ketika engkau berpegang teguh dengan syariat, maka nikmat-nikmat dunia akan datang. Tapi mungkin akan datang bersama dengan kekurangan, cobaan dan musibah. Akan tetapi di akherat kelak, nikmat-nikmat tersebut tidak akan ada kurangnya. Nikmat yang sempurna tanpa ada cacatnya.
yang mendatangkan rezeki itu adalah Allah, Rabb Yang Maha Mulia.
Kalian pasti menyaksikan keadaan manusia, baik yang muslin ataupun kafir, saat mereka menyelisihi syariat akan ada goncangan ekonomi dunia yang mengerikan. Dan orang beriman, terkadang pada awalnya akan mendapat celan dan ejekan, akan tetapi “sungguh bersama kesulitan akan ada kemudahan, sungguh bersama kesulitan akan ada kemudahan.” [Qs. Al-Insyirah : 5-6].